Rabu, 18 September 2019

Teknologi pendidikan dan teknologi pembelajaran di era revolusi industri 4.0

Rabu, 18 september 2019

Assalamualaikum Wr.Wb
Halo teman-teman, apa kabar ? semoga sehat selalu, semoga selalu dalam perlindungan Allah SWT dan selalu dimudahkan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari . Aamiin.
kali ini saya akan membahas tentang teknologi pendidikan dan teknologi pembelajaran di era revolusi industri 4.0 . Tentunya sudah tidak asing lagi yaa, mari kita simak penjelasannya...
                                  
                             

Revolusi Industri 1.0


Revolusi Industri yang pertama terjadi pada abad ke-18 ditandai dengan penemuan mesin uap yang digunakan untuk proses produksi barang. Saat itu, di Inggris, mesin uap digunakan sebagai alat tenun mekanis pertama yang dapat meningkatkan produktivitas industri tekstil. Peralatan kerja yang awalnya bergantung pada tenaga manusia dan hewan akhirnya digantikan dengan mesin tersebut.Selain itu, mesin uap digunakan pada bidang transportasi. Transportasi internasional pada masa itu adalah transportasi laut yang masih menggunakan tenaga angin. Namun, angin tidak dapat sepenuhnya diandalkan karena bisa jadi angin bertiup dari arah yang berlawanan atau bahkan tidak ada angin sama sekali.

Revolusi Industri 2.0


Revolusi industri 2.0 terjadi di awal abad ke-20. Revolusi industri ini ditandai dengan penemuan tenaga listrik. Tenaga otot yang saat itu sudah tergantikan oleh mesin uap, perlahan mulai tergantikan lagi oleh tenaga listrik. Walaupun begitu, masih ada kendala yang menghambat proses produksi di pabrik, yaitu masalah transportasi.

Revolusi Industri 3.0

Setelah revolusi industri kedua, manusia masih berperan sangat penting dalam proses produksi berbagai macam jenis barang. Tetapi, setelah revolusi industri yang ketiga, manusia tidak lagi memegang peranan penting. Setelah revolusi ini, abad industri pelan-pelan berakhir dan abad informasi dimulai.

Jika revolusi pertama dipicu oleh mesin uap, revolusi kedua dipicu oleh ban berjalan dan listrik, revolusi ketiga ini dipicu oleh mesin yang dapat bergerak dan berpikir secara otomatis, yaitu komputer dan robot.

Revolusi Industri 4.0

Nah, inilah revolusi industri yang akan kita bahas dan sedang ramai diperbincangkan. Industri 4.0 adalah tren di dunia industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi siber. Istilah industri 4.0 berasal dari sebuah proyek dalam strategi teknologi canggih Pemerintah Jerman yang mengutamakan komputerisasi pabrik.

Pada industri 4.0, teknologi manufaktur sudah masuk pada tren otomatisasi dan pertukaran data. Hal tersebut mencakup sistem siber-fisik, internet of things (IoT), cloud computing, dan cognitive computing. Tren ini telah mengubah banyak bidang kehidupan manusia, termasuk ekonomi, dunia kerja, bahkan gaya hidup. Singkatnya, revolusi industri 4.0 menanamkan teknologi cerdas yang dapat terhubung dengan berbagai bidang kehidupan manusia. 

Dampak Revolusi Industri 4.0 terhadap Pendidikan di Indonesia pada era modern ini, informasi dan teknologi memengaruhi aktivitas sekolah dengan sangat masif. Informasi dan pengetahuan baru menyebar dengan mudah dan aksesibel bagi siapa saja yang membutuhkannya. Pendidikan mengalami disrupsi yang sangat hebat sekali.

Era revolusi industri 4.0 merupakan tantangan berat bagi guru Indonesia. Mengutip dari Jack Ma dalam pertemuan tahunan World Economic Forum 2018, pendidikan adalah tantangan besar abad ini. Jika tidak mengubah cara mendidik dan belajar-mengajar, 30 tahun mendatang kita akan mengalami kesulitan besar. Pendidikan dan pembelajaran yang syarat dengan muatan pengetahuan mengesampingkan muatan sikap dan keterampilan sebagaimana saat ini terimplementasi, akan menghasilkan peserta didik yang tidak mampu berkompetisi dengan mesin. Dominasi pengetahuan dalam pendidikan dan pembelajaran harus diubah agar kelak anak-anak muda Indonesia mampu mengungguli kecerdasan mesin sekaligus mampu bersikap bijak dalam menggunakan mesin untuk kemaslahatan.

Sistem pendidikan membutuhkan gerakan kebaruan untuk merespon era industri 4.0. Salah satu gerakan yang dicanangkan oleh pemerintah adalah gerakan literasi baru sebagai penguat bahkan menggeser gerakan literasi lama. Gerakan literasi baru yang dimaksudkan terfokus pada tiga literasi utama yaitu 1) literasi digital, 2) literasi teknologi, dan 3) literasi manusia (Aoun, 2018). Tiga keterampilan ini diprediksi menjadi keterampilan yang sangat dibutuhkan di masa depan atau di era industri 4.0. Literasi digital diarahkan pada tujuan peningkatan kemampuan membaca, menganalisis, dan menggunakan informasi di dunia digital (Big Data), literasi teknologi bertujuan untuk memberikan pemahaman pada cara kerja mesin dan aplikasi teknologi, dan literasi manusia diarahkan pada peningkatan kemampuan berkomunikasi dan penguasaan ilmu desain (Aoun, 2017).

Untuk menghadapi era revolusi industri 4.0, diperlukan pendidikan yang dapat membentuk generasi kreatif, inovatif, serta kompetitif. Hal tersebut salah satunya dapat dicapai dengan cara mengoptimalisasi penggunaan teknologi sebagai alat bantu pendidikan yang diharapkan mampu menghasilkan output yang dapat mengikuti atau mengubah zaman menjadi lebih baik. Indonesia pun perlu meningkatkan kualitas lulusan sesuai dunia kerja dan tuntutan teknologi digital.

Sudah saatnya kita meninggalkan proses pembelajaran yang cenderung mengutamakan hapalan atau sekadar menemukan satu jawaban benar dari soal. Metode pembelajaran pendidikan Indonesia harus mulai beralih menjadi proses-proses pemikiran yang visioner, termasuk mengasah kemampuan cara berpikir kreatif dan inovatif. Hal ini diperlukan untuk menghadapi berbagai perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan.

Berikut ini adalah penjelasan teknologi pendidikan dan teknologi pembelajaran :

11. Teknologi Pendidikan
a.       Pengertian teknologi pendidikan
Teknologi pendidikan adalah suatu cara yang sistematis dalam mendesain, melaksanakan, dan mengealuasi proses keseluruhan dari belajar dan pembelajaran dalam betuk tujuan pembelajaran yang spesifik.
b.      Fungsi teknologi pendidikan
·         Teknologi Pendidikan sebagai peralatan untuk mendukung konstruksi pengetahuan
·         Teknologi pendidikan sebagai sarana informasi untuk menyelidiki pengetahuan
·         Teknologi pendidikan sebagai media sosial untuk mendukung pelajaran dengan berbicara.
·         Teknologi pendidikan sebagai mitra intelektual untuk mendukung pelajar
·         Teknologi pendidikan dapat meningkatkan mutu pendidikan/sekolah.
·         Teknologi pendidikan dapat mempermudah mencapai tujuan pendidikan.
c.       Manfaat teknologi pendidikan
·         Teknologi dalam dunia Pendidikan dijadikan alat dalam mendukung pengembangan pengetahuan bagi para siswa.
·         Teknologi dalam dunia Pendidikan dapat mewakili gagasan pelajar bagi pemahaman dan kepercayaan
·         Teknologi dalam dunia Pendidikan dipergunakan siswa untuk berkolaborasi dengan siswa ataupun orang lain.
·         Teknologi dalam dunia Pendidikan dapat membantu pelajar dalam mengartikulasikan dan memprentasikan ilmu apa yang mereka ketahui tentang sesuatu hal.
·         Teknologi dalam dunia Pendidikan dapat membantu meningkatkan efektifitas serta efisiensi proses belajar dan mengajar (siswa dan guru).
2  2. Teknologi pembelajaran
a.       Pengertian teknologi pembelajaran
Teknologi pembelajaran diartikan sebagai media yang lahir sebagai akibat revolusi komunikasi yang dapat digunakan untuk keperluan pembelajaran di samping guru, buku teks, dan papan tulis. bagian yang membentuk teknologi pembelajaran adalah televisi, film, OHP, komputer dan bagian perangkat keras maupun lunak lainnya.”
b.      Fungsi teknologi pembelajaran
·         . Sebagai sarana bahan ajar yang ilmiah dan obyektif.
·         Sebagai sarana mempermudah penyampaian materi.
·         Sebagai sarana meningkatkan keberhasilan pembelajaran.
·         Sebagai sarana untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran.
c.       Manfaat teknologi pembelajaran
Ø  Manfaat bagi pendidik
·         Pendidik dapat lebih memudahkan tercapainya tujuan pendidikan.
·         Dapat menjadi daya dukung pengajaran seorang pendidik.
·         Pendidik dapat menunjang metode pembelajaran.
Ø  Manfaat bagi peserta didik
·         Peserta didik menerima materi pembelajaran dengan senang.
·         Peserta didik tidak bosan dengan cara penyampaian materi pembelajaran secara verbal.
·         Peserta didik lebih bisa berekspresi dalam proses pembelajaran.
·         Peserta didik tidak bosan dengan cara penyampaian materi pembelajaran secara verbal.
    3. Kekurangan teknologi pendidikan dan teknologi pembelajaran
·         Pihak guru yang tidak bisa mengoperasikan/menguasai elektronika akan tertinggalkan oleh siswa.
·         Teknologi pendidikan baik itu hardware maupun soffware membutuhkan biaya yang mahal.

·         Teknologi pendidikan memerlukan SDM yang berkualitas untuk bias mempercepat inovasi sekolah, sedangkan realita masih kurang.


Alhamdulillah, semoga bermanfaat bagi penulis maupun pembaca. agar saya lebih kreatif dalam hal menulis, maka dari itu saya membutuhkan kritik dan saran dari teman-teman. terima kasih.
Wassalamu'alaikum wr.wb



Selasa, 23 Juli 2019

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran IPA MI/SD

Selasa, 23 juli 2019

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Hallo teman-teman, Apa kabar ? semoga sehat selalu yaa dan semoga selalu dalam lindungan Allah SWT.. Aamiin..
kembali lagi dengan saya Rika Damayanti. Nah, kali ini saya akan memberikan ilmu tentang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) kurikulum 2013 mata pelajaran IPA MI/SD. Bagi kalian yang sudah terjun ke dunia pendidikan sudah tidak asing lagi ya dengan RPP.
Baik langsung saja berikut penjelasannya..

Sebelumnya mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan maupun isi pokok pembahasan nya ...




Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP)


Satuan Pendidikan     : MIS INSAN MUMAYAZ
Kelas / Semester        :  5 /1
Tema                           : Sehat Itu Penting ( Tema 4)
Sub Tema                    : Peredaran Darahku Sehat (Sub Tema 1)
Pembelajaran ke         : 1
Alokasi waktu              : 2 x 35 menit ( 1 x pertemuan)

A. KOMPETENSI INTI
  1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
  2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan guru.
  3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah.
  4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
No
Kompetensi
Indikator
3. 4
Menjelaskan organ peredaran darah dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara memelihara kesehatan organ peredaran darah manusia.

3.4.1 Menyebutkan peredaran darah dan
fungsinya pada manusia.

3.4.2 Menunjukkan cara-cara
memelihara kesehatan organ manusia.
4.4
Menyajikan karya tentang organ peredaran darah pada manusia.
4.4.1 Membuat gambar organ peredaran
darah pada manusia.


C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1.   Dengan kegiatan mengamati gambar peredaran darah manusia, siswa dapat menjelaskan organ  peredaran darah dan fungsinya pada manusia secara rinci 
2.   Dengan kegiatan berkreasi menggambar, siswa dapat menggambar cara kerja organ peredaran darah manusia secara rinci.

D. MATERI PEMBELAJARAN
1. Organ peredaran darah dan fungsinya pada manusia.
2. Organ-organ  tubuh yang telibat dalam peredaran darah manusia.

E. PENDEKATAN DAN METODE
1. Pendekatan  : Scientific
2. Model   : Cooperative Learning
3  Teknik : Example Non Example
4. Metode : Penugasan, pengamatan, Tanya Jawab, Diskusi dan Ceramah

F. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan
Deskripsi Kegiatan
Alokasi
Waktu
       Pembukaan
j     1. Kelas dimulai dengan mengucapkan salam, menanyakan    kabar, dan mengecek kehadiran siswa
      2. Kelas di lanjutkan dengan membaca do'a dan di pimpin oleh salah seorang siswa
      3. Siswa diingatkan untuk selalu mengutamakan sikap             disiplin setiap saat dan manfaatnya dalam mencapai cita-citanya
      4. Menanyakan materi yang akan disampaikan
      
 10 menit
      Inti
     Langkah-Langkah Pembelajaran:                                            
-        Siswa memiliki pengetahuan dasar mengenai manfaat berolahraga bagi tubuh, misalnya melancarkan peredaran darah.
-        Siswa siap, termotivasi, dan terangsang untuk belajar lebih jauh lagi mengenai organ peredaran darah manusia dan fungsinya.
-        Siswa memiliki kepedulian terhadap pentingnya kesehatan organ peredaran darah.

A.   Ayo Mengamati
Ø  Pada kegiatan  AYO MENGAMATI: Secara mandiri siswa diminta untuk mengamati gambar peredaran darah pada manusia.

     


Ø  Guru menstimulus daya analisis siswa dengan mengajukan pertanyaan:  Apa saja bagian-bagian jantung yang tampak pada gambar?
Ø  Siswa diminta menyebutkan bagian-bagian jantung yang terlibat dalam proses peredaran darah.
Ø  Guru menjelaskan kepada siswa bahwa peredaran darah pada manusia ada dua, yaitu peredaran darah kecil dan peredaran darah besar.
Ø  Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang KD IPA 3.4.
         Hasil yang diharapkan:                                     
-        Siswa dapat menjelaskan peredaran darah pada manusia.
-        Siswa mengetahui bagian-bagian jantung yang terlibat dalam peredaran darah manusia, yaitu bilik kanan, bilik kiri, serambi kanan, dan serambi kiri.
-        Siswa dapat menjelaskan peredaran darah kecil dan peredaran darah besar.  
  
B.   Ayo Menulis
Ø  Pada kegiatan  AYO MENULIS:  Setelah siswa mengetahui peredaran darah kecil dan peredaran darah besar pada manusia, siswa diminta mencari informasi tentang organ tubuh yang terlibat dalam proses peredaran darah dari berbagai sumber.          
Ø  Guru menciptakan suasana demokratis sehingga siswa dapat memperoleh informasi baik melalui buku atau sumber lainnya maupun berdiskusi dengan siswa lainnya.
Ø  Siswa diminta menuliskan organ-organ tubuh manusia yang terlibat dalam peredaran darah.

C.   Ayo Mencoba                                     
Ø  Pada kegiatan  AYO MENCOBA: Siswa telah memahami bahwa jantung merupakan salah satu organ yang terlibat dalam peredaran darah. Jantung berfungsi untuk memompa darah. Selanjutnya, siswa diminta mencoba merasakan denyut nadi atau denyut jantungnya. Denyut nadi terjadi karena jantung memompa darah ke dalam pembuluh nadi. Oleh karena itu, pembuluh nadi ikut berdenyut. Denyut nadi dapat terasa jelas dengan menekan pembuluh nadi pada pergelangan tangan dan bagian leher di bawah telinga.
Ø Guru meminta masing-masing siswa untuk menempelkan ketiga jari tangan kanan (telunjuk, tengah, dan manis) pada pergelangan tangan kiri, lalu menekannya secara perlahan.
Ø  Siswa diminta merasakan dan menghitung denyut nadinya selama 15 detik.
Ø   Siswa diminta menghitung kecepatan denyut jantung dengan cara, hasil penghitungan denyut jantung selama 15 detik dikalikan 4.
Ø  Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang KD IPA 3.4.
     Hasil yang diharapkan:
Ø    Siswa dapat merasakan denyut jantungnya.
Ø Siswa mengetahui bagian-bagian tubuh untuk mengetahui denyut jantung, misalnya pergelangan tangan dan bagian leher di bawah telinga.

D.   Ayo Mencari Tahu
Ø  Pada kegiatan  AYO MENCARI TAHU:  Siswa telah memahami bahwa pembuluh darah merupakan salah satu organ tubuh yang terlibat dalam peredaran darah. Pembuluh darah terdiri atas dua jenis, yaitu pembuluh nadi dan pembuluh balik. Selanjutnya, siswa diminta untuk mencari informasi tentang perbedaan-perbedaan pokok antara pembuluh nadi dan pembuluh balik.
Ø  Guru dapat mengajak siswa ke perpustakaan sekolah agar siswa leluasa dalam mencari informasi melalui buku-buku atau jaringan internet di sekolah.
ØSiswa mengolah dan menyajikan/menuangkan data/informasi yang didapat secara tertulis dalam bentuk tabel.
Ø  Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan pemahaman
    kepada siswa tentang KD IPA 3.4 dan 4.4.
     Hasil yang diharapkan:
Ø Siswa memiliki keterampilan untuk mencari informasi tentang perbedaan pembuluh nadi dan pembuluh balik dari berbagai sumber.
Ø Siswa dapat menuliskan informasi yang didapat   mengenai perbedaan pembuluh nadi dan pembuluh balik dalam bentuk tabel.
Ø Siswa mengetahui  perbedaan pembuluh  nadi dan pembuluh balik.     

E.    Ayo Berkreasi
Ø  ada kegiatan AYO BERKREASI: Ber  dasarkan uraian pada buku siswa, siswa telah memahami peredaran darah pada manusia. Selanjutnya, siswa diminta untuk menggambar cara kerja organ peredaran darah pada manusia dan menuliskan keterangan gambar yang dibuat.
Alat dan bahan yang diperlukan sebagai berikut.
1.  Kertas gambar.
2.  Pensil.
3.  Penghapus.
4.  Pewarna (spidol atau pensil warna).
Ø  Setelah itu, siswa juga diminta menuliskan cara kerja organ            peredaran darah manusia berdasarkan gambar yang dibuat.
Ø  Siswa diminta mengumpulkan hasil gambarnya
Ø  Guru mengonfirmasi dan mengapresiasi hasil gambar siswa.
Ø  Guru menyatukan hasil gambar siswa dalam bentuk kliping.
Ø  Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang KD IPA 3.4 dan 4.4.
     Hasil yang diharapkan:
-   Siswa mampu menggambar cara kerja organ     peredaran  darah pada manusia.
-   Siswa mampu menuliskan cara kerja organ        peredaran darah manusia berdasarkan gambar.

F. Ayo Renungkan
Ø  Berdasarkan pertanyaan pada buku siswa: Mengapa menjaga kesehatan organ peredaran darah sangat penting? dan Bagaimana jika ada orang yang tidak peduli terhadap kesehatan organ peredaran darah yaitu merokok di sembarang tempat? Secara mandiri siswa diminta untuk mengemukakan pendapatnya berdasarkan pemahaman yang sudah didapatkannya selama kegiatan pembelajaran berlangsung.
Ø  Guru mengidentifikasi dan menganalisis jawaban masing-masing siswa untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga organ peredaran darah.

     Hasil yang diharapkan:
-        Siswa        memahami      pentingnya      menjaga organ peredaran  darah   dan      akibat jika tidak menjaga kesehatan organ peredaran darah.

H.   Kerja Sama Orang Tua
Ø  Siswa mengamati dan mengidentifikasi bentuk upaya menjaga kesehatan organ peredaran darah yang telah dibiasakan bersama keluarganya.
Ø  Siswa berdiskusi tentang upaya menjaga kesehatan peredaran darah bersama orang tua dan saudaranya.
Ø  Siswa menuliskan hasil diskusinya dalam bentuk tabel.
     Hasil yang diharapkan:
-        Siswa mampu menjelaskan upaya menjaga kesehatan organ peredaran darah yang telah dilakukan bersama keluarganya.
-        Siswa mampu berdiskusi dengan anggota keluarganya.
-        Siswa mampu menuliskan hasil diskusi dalam bentuk tabel.
-        Siswa mampu bekerja sama dengan anggota keluarganya untuk menjaga kesehatan organ peredaran darah.
       50 menit 

      Penutup  
1.    Siswa mampu mengemukan hasil belajar hari ini
2.    Guru memberikan penguatan dan kesimpulan
3.    Siswa  diberikan kesempatan berbicara /bertanya dan menambahkan informasi dari siswa lainnya..
4.    Penugasan dirumah
·         Dengan bantuan orang, siswa dapat membuat gambar jantung di kertas karton
5.  Salam dan do’a penutup di pimpin oleh salah satu siswa.
      10 menit

G. PENILAIAN
         Penilaian terhadap proses dan hasil pembelajaran dilakukan oleh guru untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik. Hasil penilaian digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran. Penilaian terhadap materi ini dapat dilakukan  sesuai kebutuhan guru yaitu dari pengamatan sikap, tes pengetahuan  dan presentasi unjuk kerja atau hasil karya/projek.

H. PENGAYAAN

  •   Carilah informasi tentang cara kerja darah mengalir pada tubuh manusia.

I. SUMBER DAN MEDIA 

1. Buku Pedoman Guru Tema 4 Kelas 5 dan Buku Siswa Tema 4 Kelas 5 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017).
2. Teks bacaan dan gambar peredaran darah manusia.

        Refleksi Guru










Catatan Guru
1. Masalah                  :……….
2. Ide Baru                  :………..
3. Momen Spesial       :………….



Mengetahui
Kepala Sekolah,




..............................
.......... , ..... 20....
Guru Kelas 5 ,




............................



   Alhamdulillah, hanya itu saja yang dapat saya sampaikan mengenai Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pembelajaran IPA MI/SD. Saya merasa masih banyak kekurangan, namun itu semua tidak menjadi penghalang bagi saya untuk terus mengamalkan ilmu yang saya dapatkan, karena disini kita masih sama-sama dalam tahap belajar.

    Jangan lupa kritik dan sarannya dari teman-teman dan juga share , karena semua itu menjadi pengembang dan motivasi bagi saya sendiri untuk terus berkarya dalam penulisan......

       Saya ucapkan terima kasih dan semoga bermanfaat.........
        Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh .....